Manakib Baian 12
Bismilahirrohmaanirrohiim
AlhamdulilahiRobbil alamin
Asholatu Wassalamu ‘ala Sayyidil Mursaliin
Sayyidinaa Muhammadin wa ‘ala Aalihi wa Shohbi wa alainaa ma’aHum Amin……
Kami lanjutkan kisah kami, yaitu saat ada yang menannya kepada beliau Syeh Abdul Qodir Al-Jailani RA. ” Kapan engkaumengetahui bahwa dirimu adalah wali Allah” maka beliau menjawab “ Aku berusia 10 tahun ketika meihat para malaikat berjalan di sampingku saat aku berangkat ke sekolah. Dan setibnanya di sanba para malaikat tersebut berkata “Berikan jalan bagi Wali Allah” sampai aku duduk. Pernah suatu hari seseorang lewat di hadapanku dan dia mendengar para malaikat mengatakan hal tersebut . Dia bertanya kepada salah seorang malaikat tersebut “ada apa dengan Anak kecil ini ?” Sang Malaikat berkata “Ini sudah ditakdirkan dari Baitul Asyrof, (rumah paling mulia /’Ars. Beliau bekata “Anak ini kana menjadi orang besar . Dia telah diberi anugerah yang tidak dapat ditolaknya, dibukakan hijabnya, dan telah didekatkan”. “Empat puluh tahun kemudian baru aku mengetahui bahwa orang tersebut adalah salah seorang Abdal pada saat itu.
Sayyidinaa Syeh Abdul Qodir Al-Jailany RA berkata “Janganlah engkau memilih untuk selalu dalam ni’mat Allah. Atau pila janganlah kamu menghindar dari Bala’ atau uyjuan dari Allah. Karena sesungguhnya ni’mat Allah pasti akan sampai kepadamu apabila telah sampai masanya baik engkau usahakan dengan sungguh-sungguh maupu tidak . Demikian juga bala’ atau musaibah akan juga sampai kepadamu meskipun engkau membencinya. Oleh karena itu serahkanlah dirimu kepada Allah atas apa yang dikehendakiNya. Jika datang ni”mat ke padamu, maka bergegaslah bersyukur kepada Allah dan apabila datang kepadamu Bala’ maka bergegaslah dirimu bersabar terhadapnya. Apabila kamu menginginkan di atas itu, maka ridholah kamu atas bala’ itu dan rasakanlah ni’matnya musibah. Ketahuilah sesungguhnya musibah yang menimpa seorang mu’min bukanlah untuk menghancurkan orang Mu’min tersebut akan tetapi untuk memperbaiki keadaan orang mu’min itu. Pada umumnya, apabila hati seseorang menjadi kotor karena melakukan perbuatan dosa, maka Allah akan menurunkan ujian atau musibah kepadanya berupa penyakit, sebagi tebusan atas apa yang ia perbuat, agaar ia pantas duduk berdampingan engan Allah, baik hal itu ia sadari atau tidak…………….
Alfu Sholatin ‘Ala Sayyidil Mursaliin wa Aalihi wa Shohbihi Ajma’iin
Manakib bagiab 11
Bismilahirrohmaanirrohiim
AlhamdulilahiRobbil’Alamiin
Asholatu Wasalamu ‘ala Sayyidil Mursaliin, Sayyidinaa wa Maulanaa Muhammad SAW.
Amma ba’du
Syeh Abu Bakar Attaimi meriwayatkan Bahwa Syeh Abdul Qodir Al Jailani berkata” Baca selebihnya »
Manakib Bagian 10
BIsmilaahirrohmaanirrohiim
Alhamdulilahirrohmaanirrohiim, Asholaatu Wasalaamu ‘ala Sayyidinaa wa Maulanaa Muhammadin. wa ‘alaa Aaalihii washohbihi ajma’iin amma ba’du
Berikut akan kami lanjutkan kisah atau manakib dari Rajanya para Wali yaitu Syeh Abdul Qodir Al-Jailani RA.
Syeh Abu Su’ud meriwayatkan bahwa beliau pernah mendengar Syeh AbdulQodir berkata “Selama 25 tahun aku mendiami padang pasir Iraq, selama itu aku tidak pernah bertemu dengan orang, maupun diketemukan orang. Pada masa itu sekelompok Jin dan Rijal Gaib datang kepadaku dan aku mengajarkan jalan menujun Allah kepada mereka. Nabi Khidir AS menemaniku pada saat akutiba di Iraquntuk pertama kali walaupun aku tidak pernah berjumpa beliau sebelumnya. Baliau mengajukan syarat kepadaku untuk tidak membantahnya dan berkata kepadaku “Duduk di sini” akupun duduk di situ selama tiga tahun dan setiap athun beliau mendatangiku dan berkata “tetap di tempatmu sampai aku datang” Pada masa itu , dunia serta segala kemewahan dan keindahannya menjelma dandatang kepadaku namun Allah melindungiku dari semua itu Kemudian setan mendatangiku dalambentuk yang menakutkan dan memerangiku namun Allah menguatkanku. Allah tampakkan pula nafsuku dalam bentuk yang terkadang tunduk kepada apa yang aku inginkan tapi kadang pula memerangiku dan Allah memenangkan aku atas dirinya. Semua metode mujahadah aku jalani pada masa awal perjalanan spiritualku bertahun tahun lamanya aku menempati pinggiran kota menempa diri. Ada kalanya dalam setahun aku hanya memakan makanan dan tidak minum. Kemudian pada tahun berikutnya aku hanya minum dan tidak makan. Kamudian tahun berikutnya aku tidak makan dan minum serta tidur selama setahun.
Kritik dan saran kirimkan ke Mas_harryy@telkom.net
Punya masalah cari solusinya di www.solusi.wordpress.com
Manakib Bagian 9
Bismilahirrohmaanirrohiim
Alhamdulillahirrobil alamiin, Asholatu ‘ala Sayyidil mursaliin, Sayyidinaa Muhammadin wa ‘ala Aalihi washohbihi wasallim amma ba,du.
Baiklah kita lanjutkan kisahnya.
Syeh Ustman Shoirofy meriwayatkan bahwa Syeh Abdul Qodir bercerita “Siang maupun malam aku tinggal di padang pasir, pada awal tirakatku. Sepanjang masa itu para setan mendatangiku berbaris dengan rupa yang menakutkan, menyandang senjata dan melontarikudengan api. Namun saat itu pulaku mendapatkan keteguhan dalam hatiku yang tak dapat aku ceritakan dan aku mendengar suara dari dalam hatiku yang berkata “Bangkit hai Abdul Qodir” telah kami teguhkan engkau dan kami dukung engkau. dan ketika aku bangkit mereka pun kocar-kacir, kembali ke tempat semula
Setelah itu ada setan lagi datang dan mengancamku dengan berbagai ancaman, akupun bangun dan menamparnya hingga dia lari pontang panting. Kemudian aku baca Laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adziim, dan terbakarlah ia. Di lain waktu setan mendatangiku dengan rupa seorang yang buruk rupa dan berbau busuk seraya berkata “Aku Iblis datang melayanimu karena ku dan para pengikutku telah putus asa terhadapmu. “Pergi” kataku kepadanya. aku tidak percaya dengan apa yang engkau ucapkan. Saat itu muncul tangan dari langit memukul ubun-ubunnya hngga iblis tersebut terbenam ke dalam bumi.
Ke dua kalinya iblis tersebut mendatangiku dengan membawa sebuah bola api untuk menghancurkan aku. Ketika itu datanglah seorang berjubah dengan mengendarai seekor kuda memberikan sebilah pedang kepadaku. Melihat hal ini si iblis mundur, tidak jadi menyerangku.
Ketiga kalinya aku melihat iblis duduk menjauh dariku sambil menaburkan tanah di kepalanya seraya berkata ” Aku putus asa terhadap dirimu wahai Abdul Qodir” maka aku jawab “Aku tetap curiga terhadapmu”. mendengar jawabanku ini iblis berkata ” ini lebih dahsyat daripada bala”……………..
Kritik dan saran ke Mas_harryy@yahoo.com
ada masalah cari solusinya di www.solusi.wordpress.com
Manakib Syeh Abdul Qodir Al Jailany Bagian 8
Bismilahirrohmanirrohim
Asholatu ‘ala Sayyidil Mursaliin, Sayyidinaa wa Maulanaa Muhammad SAW
Wa ‘ala aalihi Washohbihi Ajma’iin Amiin
Pada Suatu hari Syeh Muhammad bin Qaid bertanya kerpada Syeh Abdul Qodir Al-Jailani RA. ” Apa yang membuatmu meraih derajat setinggi ini di sisi Allah” maka beliau menjawab “kejujuran”. “Tidak pernah sesekali aku berboohong bahkan ketika aku masih menuntut ilmu. kmudian Syeh Abdul Qodir melanjutkan ceritanya. “Ketika tiba hari Arafah, saat aku kecil, aku pergi ke sekitar Baghdad dabn menggembala sapi. Tiba-tiba sapi tersebut menoleh kepadaku dan berkata ” Abdul Qodir bukan untuk ini engkau diciptakan”. masih dalam keadaan terkejut aku pulang ke rumah dan naik ke atap rumah, di sana aku melihat orang-orang yang sedang melaksanakan Wukuf dinpadang arafah. Aku lalu tiurun dan berkata kepada ibuku, “Ibu serahkanlah diriku kepada Allah dan ijinkanlah aku menuntut ilmu di Baghdad.”
Ketika beliau menanyakan apa yang menyebabkan aku mengajukan permintaan tersebut, maka aku ceritakan kisahku tadi dan beliaupun menangis. Kemudain beliau mengambil uang 80 dinar peninggalan ayahku, dan memberikannya kepadaku. Aku tinggalkan 40 dinar untuk adikku, dan ibu menjahitkan uang yang 40 dinar dibalik lengan bajuku. Beliau memintaku berjanji untuk selalu jujur dalam kondisi apapun. Aku menyanggup[i hal tersebut,
Akupun pergi ke Baghdad mengikuti sebuah kafilah kecil, namun setibanya kami di Rabik, daerah selatan Hamdzan, muncul 60 orang perampok yang merampok kafilah tersebut tanpa memperdulikan diriku. Salah seorang perampok tersebut berkata kepadaku, “Hai orang miskin apa yang engkau miliki ?” “40 dinar jawabku” di mana uang tersebut ? tanyanya kembali “dijahitkan dibawah ketiak lengan bajuku”. mengira aku bercanda, maka perampok tersebut pergi dan tidak memperdulikan aku. Kemudian datang perampok lainnya dan menanyakan pertanyaan yang sama, dan akupun menjawabnya dengan jawaban yang sama. Kali ini perampok tersebut melaporkan apa yang ia drngan kepada ketuanya yang sedang membagi-bagi hasil rampokan di sebuah bukit kecil.
Mendengar laporan tersebut kepala perampok berkata “bawa dia kemari”. kepala perampok tersebut menanyakan pertanyaan yang sama kepadaku maka ku jawab dengan jawaban yang sama. Kemudian ia memerintahkan anak buahnya untuk melepaskan bajuku, merobek jahitannya dan mereka menemukan uang tersebut. “Mengapa engkau lakukan ini ?” katanya. maka aku jawab ” Aku telah berjanji epada ibuku untuk tidak berbohong, dan aku tidak ingin mengingkari janjiku pepadanya.” mendengar jawabanku tersebut kepala perampok lalu menangis, dan berkata” Engkau tidak mau menghianati janjimu kepada ibumu, sedang aku hingga saat ini selalu engingkari janji Allah” kepala perampok itupun bertobat ditanganku.
Melihat hal tersebut para pengikutnya berkata ” Engkau adalah ketuta kami dalam hal merampok, sekarang engkau ketua kami dalam hal bertobat”. lalu mereka semua bertobat dan mengembalikan apa yang mereka ambil dari kafilah tersebut merekalah orang-orang yang pertama bertobat di tanganku”
Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah tersebut Amin…….
pertanyaan/kritik saran klik MAS_HARRYY@TELKOM.NET
ada masalah, cari solusinya di www.solusi.wordpress.com
-
Terkini
- (Secercah Kado Maulid Nabi SAW)
- Manakib 14
- Manakib Bagian 13
- Manakib Baian 12
- Manakib bagiab 11
- Manakib Bagian 10
- Manakib Bagian 9
- Manakib Syeh Abdul Qodir Al Jailany Bagian 8
- Manakib Syeh Abdul Qodir Al-Jailany 7
- Manaib Syeh AbdulQodir Al-Jailany 6
- Manakib Syeh Abdul Al-Jailany 5
- Manakib Syeh AbdulQodir Al Jailany 4
-
Tautan
-
Arsip
- April 2008 (1)
- Desember 2006 (1)
- November 2006 (1)
- Oktober 2006 (5)
- September 2006 (2)
- Agustus 2006 (6)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS