Al-Islam

Upaya Mencari Ridho Allah Ta’ala

Manakib Syeh AbdulQodir Al Jailany 4

Bismilahirrohmaanirrohiim

AlhamdulillahiRobbil ‘Aalamiin

Asholatu Wassalamu ‘ala Sayyidil Mursaliin, Sayyidinaa wamaulanaa Muhammadin. Wa’alaa Aaalihi Washohbihi Ajma’iin Amma ba’du

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Akan kami lanjutkan lagi tentang kisah Syeh AbdulQodir Al-Jailany RA.

Pada suatu hari ada seorang ibu yang membawa anaknya menghadap kepada Syeh AbdulQodir Al-Jailany RA. Ibu itu meminta agar anaknya dididik ilmu agama degan baik dan ibu itu berkata kepada Syeh RA. “Sesungguhnya anakku ini sangat mengagumumu, maka terimalah ia sebagai muridmu. Maka Syehpun menerimanya sebagai murid. Kemudian Syeh memerintahkannya untuk bermujahadah atau memerangi hawa nafsu dan menempuh jalan para ulama terdahulu dengan laku perihatin.

Setelah beberapa lama, ibu dari anak itu datang lagi ke Pondok atau kediaman Syeh dengan maksud menjenguk anaknya. Maka iapun mendapati anaknya dalam keadaan kurus kering kulitnya pucat pasi karena kekurangan makan ibu itupun mendapati anaknya sedang makan makanan yang terbuat dari gandum yang berkwalitas rendah. Kemudian ibu itu memasuki rumah Syeh dengan maksud menanyakan keadaan anaknya yang kurus dan kelihatan menderita. Ketika ibu itu masuk rumah Syeh, ibu itu mendapati di samping Syeh AbdulQodir ada sebuah nampan atau tempat makanan yang penuh dengan tulang ayam yang baru saja dimakan. Maka ibu itupun bertanya kepada Syeh, “Wahai Syeh mengapa engkau makan makanan yang lezat yaitu ikan ayam, sedang anakku hanya makan gandum yang berkwalitas rendah. Maka Syehpun meletakkan tangannya di atas tulang ayam tersebut dan berkata “Wahai tulang bangunlah kamu atas ijin Allah Ta’ala yang menghidupkan tulang-tulang yangsudah hancur”. Maka berdirilah tulang tulang yang sudah hancur itu kemudian membentu menjadi seekor ayam jago dan berkokok dengan mengeluarkan suara “Laa Ilaaha IllaLloh Muhammadurrosuululloh Syeh AbdulQodir WaliyuLloh”  yang artinya “Tidak ada Sesembahan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah, Syeh AbdulQodir kekasih Allah”.

Setelah itu Syeh AbduQodir berkata kepada ibu itu “Jika anakmu sudah bisa seperti ini makan makanlah sekehendaknya”

Demikian kisah ini semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Kritik dan saran ke Mas_Harryy@telkom.net

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

 

 

Agustus 19, 2006 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.